×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Senjata dan Alat Perang

Elemen Budaya

Senjata dan Alat Perang

Provinsi

Sumatera Selatan

Asal Daerah

Pagaralam (Bumi Besemah), Sumatera Selatan

Kudhok

Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Kudhok, atau kudok, merupakan senjata tradisional khas Kota Pagaralam (Bumi Besemah), Sumatera Selatan. Bentuknya menyerupai parang dengan ujung pisau yang runcing dan bagian tengah yang lebih lebar dari pangkal dan ujung. Bagian belakangnya agak tebal dan semakin ke ujung semakin melengkung meruncing. Kudhok umumnya digunakan masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari seperti berkebun, membelah kayu atau bambu. Selain itu, kudok juga berfungsi sebagai alat perlindungan diri dan ornamen hias di rumah masyarakat. Kudhok juga dijadikan sebagai oleh-oleh khas Pagaralam. Kudok memiliki sekitar 10 jenis yang berbeda berdasarkan bentuk dan kegunaannya, dengan jenis betelugh, luncu, gerahan, dan kudok rambai ayam yang paling banyak dicari.

Anatomi dan Material Kudok

Kudok terdiri dari beberapa bagian utama: pisau, pegangan (pulu atau tampuk), dan sarung (berangke). Kudok dikenal dengan nama kudok betelugh (bertelur) karena pegangannya yang berbentuk bulat. Sarung kudok berfungsi untuk mengamankan pisau. Kudok juga dilengkapi pengait dari kayu atau tanduk pada sarungnya untuk memudahkan dibawa.

Material

Kudok biasanya terbuat dari besi atau baja, seringkali menggunakan per mobil (khususnya dari Jerman dan Italia karena kandungan bajanya yang tinggi). Gagangnya dibuat dari kayu, seperti kayu jati. Sarungnya terbuat dari kayu limau. Pada bagian gagang dan sarung, biasanya dililit dengan rotan halus yang dijalin rapi, dan lilitan pada gagang diperkuat dengan malau (sejenis getah kayu).

Ukuran

Kudok dibuat dalam dua ukuran umum: 30-35 cm dan 25-30 cm. Ukuran ini ditentukan berdasarkan fungsinya. Kudok berukuran besar digunakan untuk membelah kayu atau bambu, sementara kudok berukuran kecil dapat digunakan untuk membelah kayu/bambu yang lebih kecil dan juga sebagai alat perlindungan diri.

Cara Pembuatan Kudok

Proses pembuatan kudok cukup rumit dan dimulai dengan melebur bahan besi. Setelah peleburan, dilanjutkan dengan proses percetakan, pembentukan, dan penempaan berkali-kali sambil terus dibakar. Tahap membakar dan menempa adalah tahap terlama dalam proses pembuatan. Pengrajin umumnya dapat menghasilkan 3-5 buah kudok jika tidak ada pesanan khusus.

Fungsi dan Makna

Kudok utamanya adalah alat produksi tradisional dan senjata, tidak memiliki makna filosofis atau simbolis seperti senjata tradisional lainnya. Selain itu, kudok juga banyak digunakan sebagai ornamen hias di rumah masyarakat dan sebagai tanda identitas mereka.

Persebaran

Kudok banyak digunakan oleh warga suku Besemah, dan juga di Kabupaten Lahat serta masyarakat Manna di Kabupaten Bengkulu Selatan, karena Manna dulunya termasuk daerah Sumatera Selatan dan banyak rakyatnya berasal dari Besemah.

Sumber: https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/kudhok-senjata-tradisional-khas-bumi-besemah

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Benteng Van Der...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Benteng Van der Wijck merupakan benteng tua peninggalan sejarah Hindia Belanda. Lokasinya berada di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, sekitar...

Tradisi Memasak...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Ritual

Deskripsi Masyarakat Bengkulu Tengah, khususnya suku Rejang, masih mempertahankan tradisi dalam proses memasak makanan untuk pesta pernikahan. Tradi...

Rampak Rebana B...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Rampak Rebana Belarak merupakan tradisi tertua di Bengkulu Tengah. Tradisi ini adalah penyambutan tamu penting, pengantin, dan orang penti...

Pendap

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pendap adalah kudapan berbahan dasar ikan khas Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Keunikannya terletak pada penggunaan daun ta...

Curup Gangsa

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Curup Gangsa adalah air terjun yang berlokasi di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...