×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Kalimantan Timur

Asal Daerah

Kalimantan Timur

Legenda Danau Lipan Putri Aji Berdarah Putih

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Jauh sebelum Muara Kaman dikenal seperti sekarang, kawasan tersebut adalah negeri yang berhadapan dengan laut dan memiliki bandar ramai. Kapal-kapal dari berbagai tempat datang membawa barang dagangan, kabar, dan orang-orang yang berharap peruntungan. Di negeri ini hidup seorang pemimpin bernama Putri Aji Berdarah Putih, yang terkenal karena kulitnya yang digambarkan begitu terang hingga warna merah air sirih terlihat melewati tenggorokannya. Namun, bagi rakyat Muara Kaman, sang putri lebih dari sekadar wanita cantik; ia adalah pemimpin yang menyelesaikan perselisihan, menjaga keamanan bandar, dan memastikan kapal yang datang membawa perdagangan, bukan ancaman. Suatu hari, rombongan dari Tiongkok mendekati Muara Kaman dengan kapal-kapal besar. Pemimpin rombongan tersebut berniat untuk melamar Putri Aji. Meskipun beberapa punggawa khawatir, Putri Aji tidak menganggap mereka musuh dan mempersilakan penyambutan. Saat jamuan, sang penguasa dari negeri seberang mengakui datang untuk melihat keindahan Putri Aji, yang dibalas oleh sang putri dengan harapan bahwa tamu tersebut juga melihat negerinya, bukan hanya wajahnya. Putri Aji menilai sikap sang tamu saat jamuan tidak sesuai tata krama, yang menjadi salah satu alasan utama penolakannya. Pada malam hari, maksud lamaran disampaikan. Penguasa tersebut menawarkan kekayaan, kapal, dan pasukan untuk memperkuat Muara Kaman. Namun, Putri Aji bertanya, "Dan jika semua itu tidak ada, apa yang Paduka bawa sebagai seorang manusia?" Sang tamu terkejut dan menjawab bahwa seorang penguasa tidak terpisahkan dari kekuasaannya. Putri Aji menyadari perbedaan pandangan mereka: ia menginginkan seseorang yang menghormati dirinya dan negerinya, sementara tamunya percaya kekuasaan bisa membuka semua pintu. Putri Aji akhirnya menolak lamaran tersebut. Penolakan itu melukai harga diri sang penguasa, yang tidak dapat menerima bagaimana perjalanan panjang, hadiah, dan kebesarannya berakhir dengan penolakan. Ia meninggalkan Muara Kaman dengan kemarahan. Putri Aji tidak menyesali keputusannya, menyatakan bahwa menerima seseorang karena takut bukanlah perkawinan, melainkan penyerahan. Hari-hari berlalu, dan kehidupan di Muara Kaman kembali normal. Namun, di negeri seberang, penolakan itu tidak dilupakan. Sang penguasa mengumpulkan pasukan untuk kembali ke Muara Kaman, kali ini bukan membawa lamaran. Beberapa waktu kemudian, cakrawala kembali dipenuhi layar kapal-kapal, jauh lebih banyak dari sebelumnya. Putri Aji menyadari bahwa mereka datang bukan membawa hadiah. Ia mengizinkan persiapan prajurit dan memerintahkan warga yang tidak bertempur untuk dievakuasi. Utusan dikirim untuk menawarkan perundingan, tetapi jawaban yang kembali hanyalah tuntutan penyerahan. Pertempuran pun pecah ketika pasukan dari kapal-kapal tersebut mencapai daratan, mengubah hiruk-pikuk perdagangan menjadi suara benturan senjata.

Tokoh

  • Putri Aji Berdarah Putih: Pemimpin Muara Kaman yang terkenal akan kecantikannya dan kebijaksanaannya.
  • Penguasa dari negeri seberang: Pemimpin rombongan dari Tiongkok yang melamar Putri Aji dan kemudian menyerang Muara Kaman setelah lamarannya ditolak.

Asal & Persebaran

Cerita rakyat ini berasal dari Kalimantan Timur, khususnya kawasan Muara Kaman.

Sumber: https://emmanus.com/legenda-danau-lipan-putri-aji-berdarah-putih

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Legenda Danau L...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Jauh sebelum Muara Kaman dikenal seperti sekarang, kawasan tersebut adalah negeri yang berhadapan dengan laut dan memiliki bandar ramai. Kapa...

Rujak Pengantin

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Rujak pengantin adalah hidangan segar dan pedas khas Betawi. Meskipun sekilas mirip gado-gado karena sama-sama memakai bumbu kacang, rujak...

Sega Leye

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sega Leye, atau nasi leye, adalah makanan khas Kaliwiro, Wonosobo, yang terbuat dari singkong. Makanan ini memiliki penampilan yang menyer...

BCA KCP Mal Tam...

Oleh Bali1 | 26 Oct 2026.
BCA KCP Mal Taman Anggrek - 0817-301-039

Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 21 Lower Ground Lot. C 07, RT.12/RW.1, Slipi, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta...

BCA KCU WISMA A...

Oleh Bali1 | 26 Oct 2026.
ya

Wisma Asia, Jl. Letjen S. Parman No.Kav. 79, RT.4/RW.9, Kota Bambu Sel., Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11420

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...