×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Kepulauan Riau

Asal Daerah

Kabupaten Kepulauan Anambas

Legenda Tokong Berlayar

Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Dahulu kala, hiduplah sebuah keluarga dengan empat anak laki-laki di sebuah rumah di atas bukit, dikelilingi pohon bambu. Suatu malam, anak bungsu bermimpi menggali di bawah pohon bambu dan menemukan harta karun. Saat terbangun subuh, ia segera menggali dan benar saja, menemukan emas serta barang berharga lainnya. Dengan harta tersebut, ia meminta izin orang tuanya untuk merantau, ingin mengubah nasib dan kembali sebagai orang sukses. Ia pun merantau, menikah, dan memiliki seorang anak. Suatu ketika, ia kembali ke kampung halamannya bersama keluarga kecilnya dengan kapal besar dan berlabuh di dekat Batu Mandi. Para nelayan yang mengetahui kedatangannya melaporkan kepada ibunya. Sang ibu yang sangat merindukan anaknya, tanpa jongkong, menggunakan lesung kayu besar untuk mendayung menuju kapal anaknya. Ia memanggil, “Oi anakku, keluarlah nak, ini ibu datang, betapa hatiku rindu padamu nak.” Anak itu muncul dengan gagah perkasa, berpakaian bagus, namun ia tidak mengakui ibunya. “Siapa kau? Aku tak mengenalmu.” Ibunya berkata, “Aku ibumu nak.” Namun anak itu menjawab angkuh, “Piuh, aku tak punya ibu miskin sepertimu, enyahlah kau dari pandanganku!” Meskipun sang ibu berusaha, anaknya tetap menolak dan bahkan menjalankan kapalnya. Sang ibu yang murka berbalut amarah lalu berdoa kepada Tuhan. Seketika, terjadi badai besar: langit yang cerah menjadi gelap, ombak tenang bergelombang, guntur dan petir bersahutan. Kapal besar itu tenggelam, sang ibu ikut tenggelam, dan sang ayah yang menyaksikan dari pantai juga turut tenggelam disapu gelombang. Sebagai bukti, batu tersebut memiliki tiang tinggi yang disebut tiang agung. Di bawah tiang agung muncul mata air yang tidak pernah kering. Jika diminum di sana, rasanya biasa, tetapi jika dibawa pulang akan menjadi asin.

Bukti Legenda

  • Ada tiang tinggi yang disebut tiang agung
  • Di bawah tiang agung muncul mata air yang tidak pernah kering. Airnya bisa diminum di tempat, tetapi jika dibawa pulang akan menjadi asin.

Sumber: https://disbud.kepriprov.go.id/legenda-tokong-berlayar

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Benteng Van Der...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Benteng Van der Wijck merupakan benteng tua peninggalan sejarah Hindia Belanda. Lokasinya berada di Gombong, Kebumen, Jawa Tengah, sekitar...

Tradisi Memasak...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Ritual

Deskripsi Masyarakat Bengkulu Tengah, khususnya suku Rejang, masih mempertahankan tradisi dalam proses memasak makanan untuk pesta pernikahan. Tradi...

Rampak Rebana B...

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Rampak Rebana Belarak merupakan tradisi tertua di Bengkulu Tengah. Tradisi ini adalah penyambutan tamu penting, pengantin, dan orang penti...

Pendap

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Pendap adalah kudapan berbahan dasar ikan khas Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Keunikannya terletak pada penggunaan daun ta...

Curup Gangsa

Oleh Kyas1 | 28 Jul 2026.
Cerita Rakyat

Deskripsi Curup Gangsa adalah air terjun yang berlokasi di Kabupaten Way Kanan, Lampung. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 meter dengan...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...