|
|
|
|
|
|
Mata Maung Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Mata Maung adalah salah satu teknik latihan mata dalam silat tradisional Sunda yang berasal dari aliran tua peninggalan Padjadjaran di Bogor. Teknik ini mengambil inspirasi dari harimau atau 'maung', yang merupakan simbol dari perguruan silat tersebut. Latihan ini melibatkan konsentrasi kekuatan mata dan kelopak mata yang dilakukan secara seirama saat memainkan jurus-jurus silat. Mata dianggap sebagai sarana vital untuk menyalurkan tenaga yang berasal dari pikiran dan jiwa. Pancaran tenaga ini memiliki jenis yang berbeda sesuai dengan kegunaannya dan tidak dapat diukur karena bersifat gaib.
Beberapa perguruan silat tradisional menganggap keilmuan mereka sebagai hasil dari tuntunan dan latihan tekun, menggunakan konsep seperti Getaran, Energi Tubuh, Keseimbangan, Gerak, dan Rasa sebagai dasar pertahanan atau beladiri. Kekuatan pertahanan ini dapat menolak arus negatif atau gaya energi.
Nama "Maung" diambil dari harimau, hewan yang juga dilambangkan pada perguruan silat ini. Dalam bahasa Sansekerta, "Wyaghra" berarti harimau atau pahlawan. Tokoh seperti Purnawarman dijuluki "Wyaghra Ning Tarumanegara" dan Siliwangi diidentikkan dengan simbol "Maung". Harimau terlahir buta, dan matanya baru terbuka pada hari kesepuluh. Mata harimau dikenal tajam, mampu melihat dalam cahaya terang, dan memiliki selaput pelangi atau iris yang membentuk celah, memungkinkan penglihatan fokus. Organ "tapetum lucidum" di mata harimau memungkinkannya melihat di lingkungan minim cahaya, dan konon mata harimau dapat menghipnotis mangsanya.
Dalam ilmu alam, tenaga dapat berbentuk potensial, kinetik, panas, cahaya, listrik, dan kimia. Dipercaya bahwa jika seseorang memiliki tenaga kinetik untuk menguasai benda, ia bisa menggerakkan benda-benda dengan pandangan mata. Hal ini serupa dengan juru magnetis yang menghasilkan panas untuk pengobatan atau clairvoyance yang memungkinkan penglihatan jarak jauh melalui pancaran indra mata. Peristiwa yang tidak sesuai dengan hukum ilmu logika dianggap ajaib, atau bahkan "sihir" atau "mistis" oleh masyarakat awam. Dalam ilmu sihir, mata juga menjadi indera penting karena pancaran perasaan mengalir melaluinya, dan dapat digunakan untuk "menaklukkan, menarik, atau mengikat" seseorang.
Teknik "Mata Maung" ini masih digunakan di beberapa perguruan silat Sunda peninggalan Padjadjaran, dengan pelatihan yang tergolong kuno. Informasi mengenai teknik ini sangat terbatas karena hanya diajarkan kepada murid-murid pilihan atau khusus.
Sumber: https://www.silatindonesia.com/2012/06/mitos-mata-maung-dari-silat-sunda-peninggalan-padjadjaran-juara-i
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |