|
|
|
|
|
|
Sampe Tanggal 28 Jul 2026 oleh Kyas1 . |
Sampe adalah alat musik tradisional khas suku Dayak di Kalimantan Timur, yang dimainkan dengan cara dipetik dengan jari. Alat musik ini memiliki beberapa penamaan yang berbeda di setiap sub-suku Dayak, seperti sampek atau sape untuk suku Dayak Kenyah, Dayak Bahau, dan Kayaan, sempe untuk suku Dayak Modang, serta kecapai untuk suku Dayak Tunjung dan Banua karena kemiripannya dengan kecapi.
Sampe dimainkan dengan memetik dawai atau senarnya, mirip dengan kecapi. Berbeda dengan gitar, setiap senar pada sampe memiliki satu nada yang berbeda, sehingga diperlukan penyelarasan senar dengan nada yang ingin dimainkan. Ketenangan, ketelatenan, keluwesan, dan kelincahan jari-jari penting untuk menghasilkan nada yang indah tanpa cacat nada, yaitu kondisi saat jari tidak sengaja memetik dawai yang tidak diinginkan.
Bagi suku Dayak, sampe memiliki banyak fungsi, antara lain:
Ada aturan tertulis mengenai tata cara memainkan sampe tergantung waktu memainkannya. Jika dimainkan pada siang hari, nada yang dihasilkan adalah nada riang gembira penuh keceriaan. Sementara itu, jika dimainkan pada malam hari, nada yang dimainkan menghasilkan irama syahdu, sedih, serta sendu.
Sampe umumnya dibuat dari kayu pilihan yang tidak mudah pecah, kuat, tahan lama, dan tidak mudah dirusak rayap, seperti kayu meranti, kayu pelantan, kayu adau, kayu marang, dan kayu tabalok. Awalnya, senar terbuat dari tali serat pohon enau atau aren, namun kini sering menggunakan kawat tipis agar bunyi lebih nyaring. Proses pembuatannya meliputi meratakan dan menjemur batang pohon hingga kering, kemudian diukir sesuai bentuk yang diinginkan. Setelah itu, gagang dibuat seukuran kepalan tangan, dan bagian ujungnya diberi lubang sebagai tempat pemutar sesuai jumlah senar. Lubang putaran ini kemudian ditusuk untuk memasukkan dan melilitkan senar pada putaran. Setelah tahap dasar selesai, instrument ini biasanya dihiasi dengan ornamen khas suku Dayak, seperti corak Burung Enggang dan taring hewan buruan, yang melambangkan keagungan dan kebesaran. Terakhir, senar dipasang dan belahan rotan dipotong-potong sebagai alat untuk menyelaraskan nada, yang dikeratkan dengan kelutut sesuai nada yang diinginkan.
Sumber: https://www.orami.co.id/magazine/alat-musik-sampe
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |