×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Jawa Barat

Sasakala Daun Pulus Jadi Merang Asalna Tina Peurah Oray Sanca

Tanggal 27 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Dahulu kala, daun pulus tidak gatal seperti sekarang. Namun, ada dongeng yang menjelaskan mengapa daun pulus kini menjadi gatal. Pada zaman dahulu, semua hewan dan tumbuhan bisa berbicara. Semua hewan dipimpin oleh ular sanca yang memiliki bisa sangat mematikan. Hewan yang terkena bisanya akan langsung mati atau sakit parah. Kelinci pernah menjadi korban, secara tidak sengaja terkena semburan bisa ular sanca yang sedang bertengkar dengan harimau, sehingga kelinci meninggal dunia. Karena itu, tidak ada satu pun hewan yang berani melawan ular sanca. Semua permintaan dan keinginannya selalu dipenuhi, tidak ada yang berani menolak. Sejak kejadian kelinci, ular sanca menjadi lebih berhati-hati dan menyesal atas apa yang terjadi. Ia berusaha untuk tidak sembarangan menggunakan bisanya, meskipun terkadang bisa keluar secara tidak sadar saat marah. Suatu hari, ular sanca mengadakan rapat dan mengundang semua hewan, besar maupun kecil, untuk membahas masalah yang sangat penting. Saat absensi, ternyata yang belum datang adalah bangsa ular-ular kecil seperti ular lemah, ular welang, ular surupari, dan lainnya. Rapat belum dimulai sebelum semua hewan hadir. Sambil menunggu ular-ular kecil, ulat mengusulkan sesuatu: ia meminta maaf sebelumnya, tetapi ingin mengusulkan agar bisa raja disimpan sementara selama rapat, untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan seperti yang menimpa kelinci. Babi hutan menyetujui usulan ulat. Ular sanca mengangguk dan berkata, “Usul yang bagus, bisaku memang berbahaya. Baik, akan ku titipkan dulu di luar.” Ular sanca keluar, dan kebetulan ada pohon pulus di sana. Ia menyemburkan bisanya ke daun pulus dan berkata, “Pulus, aku titipkan bisa ini dulu, nanti setelah selesai akan ku ambil lagi.” Lalu ia kembali masuk. Tidak lama kemudian, ular-ular kecil yang ditunggu datang. Mereka melihat sesuatu yang berkilau di daun pulus dan menghampirinya. Ular welang bertanya, “Pulus, apa yang berkilau di daunmu itu?” Daun pulus menjawab, “Ini bisa ular sanca yang dititipkan di sini, katanya mau mengadakan rapat.” Ketika mereka tahu yang berkilau itu adalah bisa ular sanca, semua berebutan menjilatinya, termasuk ulat bajra yang sedang menempel di pucuk daun pulus. Mendengar keributan di luar, ular sanca dan semua hewan yang sedang rapat keluar. Melihat bisanya diperebutkan, ular sanca mengamuk, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa karena bisanya sudah habis, hanya tersisa sedikit yang tidak sempat ia semburkan. Melihat ular sanca mengamuk, semua ular yang sedang menjilati bisa di daun pulus lari berhamburan. Ular kisi tidak sempat menjilat bisa itu, karena langsung kabur ketakutan melihat ular sanca mengamuk. Daun pulus hanya kebagian sisa-sisa bisanya saja, dan sisa bisa itulah yang menyebabkan daun pulus menjadi gatal.

Sumber: https://galura.pikiran-rakyat.com/unak-anik/pr-2967028909/sasakala-daun-pulus-jadi-merang-asalna-tina-peurah-oray-sanca

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Kain Tenun Ikat...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Motif Kain

Deskripsi Tenun ikat adalah kain tradisional dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh, melainkan juga sebagai...

Soto Bebek Klat...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Soto Bebek Klaten adalah salah satu varian soto khas Nusantara yang unik karena menggunakan daging bebek sebagai isian utamanya, berbeda d...

Seloko Adat Mel...

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Pengobatan dan Kesehatan

Deskripsi Seloko adat adalah prinsip hidup dan hukum kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat adat Melayu Kerinci. Prinsip-pri...

Gulai Sabo

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Gulai sabo adalah makanan khas dari Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Makanan ini populer di kawasan wisata Pohon Seribu Sasak dan...

Ta Ina Luhu

Oleh Kyas1 | 28 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Dahulu kala, hiduplah seorang putri bernama Ta Ina Luhu, anak dari Raja Negeri Luhu di Pulau Seram. Raja Luhu dikenal bijaksana, baik, dan be...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...