|
|
|
|
|
|
Seni Ukir Asmat Tanggal 03 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Seni ukir Asmat terkenal karena keunikan, artistik, dan detail pengerjaannya yang rumit. Motif ukiran berhubungan dengan alam, makhluk hidup, dan aktivitas sehari-hari, serta memiliki unsur spiritual yang menggambarkan alam dan kehidupan leluhur yang dihormati. Bagi para pengukir Asmat, ukiran bukan sekadar karya seni, tetapi juga media komunikasi dengan leluhur, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.
Para pengukir, yang disebut wow ipits atau wow iwir, mengekspresikan imajinasi mereka pada gelondongan kayu dan bilah papan. Mereka menggunakan mata pahat untuk mengukir dan menyempurnakan hasilnya dengan menggosok menggunakan peralatan seperti batu halus dan taring babi hutan. Ukiran dibuat secara spontan berdasarkan ide dan inspirasi pengukir, tanpa membuat sketsa atau konsep terlebih dahulu, sehingga motif dan bentuk yang dihasilkan selalu berbeda.
Bahan baku yang digunakan untuk ukiran berasal dari lokal, seperti kayu besi dan kayu putih (pala hutan). Bahan utama ini dipilih sendiri oleh pengukirnya.
Motif ukiran terinspirasi dari alam dan menggambarkan kehidupan para leluhur, seperti orang mendayung perahu, berkebun, dan hewan. Setiap ukiran dan motifnya selalu berbeda karena dibuat secara spontan oleh pengukir.
Pemasaran hasil ukiran Asmat masih terbatas di sekitar Distrik Atsy dan Agats, ibukota Kabupaten Asmat. Harga ukiran bervariasi, berkisar antara 200 ribu rupiah hingga satu juta rupiah, tergantung motif, ukuran, dan posisi tawar antara pembeli dan penjual. Pemerintah daerah telah mendukung promosi kerajinan masyarakat Asmat ke luar daerah, bahkan ke Eropa.
Sumber: https://jubi.id/features/2022/seni-ukir-asmat-diakui-dunia-namun-terkendala-pemasaran
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |