×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Naskah Kuno dan Prasasti

Elemen Budaya

Naskah Kuno dan Prasasti

Provinsi

Jawa Barat

Asal Daerah

Desa Sukajembar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur

Situs Megalitik Pasir Gada

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi Situs

Situs megalitik Pasir Gada terletak di Desa Sukajembar, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur. Situs ini memiliki peninggalan berupa empat buah menhir dan sebuah bangunan (struktur) dari tanah liat berbentuk persegi empat. Nama 'Pasir Gada' sendiri berasal dari bentuk menhir yang menyerupai gada.

Peninggalan Megalitik

Peninggalan di situs ini terdiri dari menhir dan struktur tanah liat. Menhir-menhir tersebut ditemukan baik secara terpisah maupun berkelompok. Kelompok menhir yang terdiri dari tiga buah menhir didirikan dalam posisi membentuk segi tiga, mirip dengan penemuan di Gunung Kidul.

  • Empat buah menhir: Satu ditemukan terpisah, tiga lainnya mengelompok.
  • Bangunan teras dari tanah liat: Berbentuk persegi empat dengan ukuran 8 x 12 meter dan tinggi 1,4 meter, berorientasi timur-barat.

Deskripsi Menhir

Terdapat menhir yang oleh penduduk sekitar disebut "batu mayat" karena bentuknya menyerupai mayat. Meskipun awalnya diasumsikan berbentuk phallus, Tim Puslit Arkenas menemukan bahwa itu hanyalah batu silinder yang aus karena erosi. Empat menhir utama di situs ini memiliki ukuran yang bervariasi.

  • Menhir 1: panjang 93 cm; garis tengah 28 cm
  • Menhir 2: panjang 65 cm; garis tengah 27 cm
  • Menhir 3: panjang 34 cm; garis tengah 20 cm
  • Menhir 4: panjang 73 cm; garis tengah 25 cm
  • Batu mayat: panjang 65 cm; garis tengah 20 cm, awalnya diduga phallus namun ternyata batu silinder yang aus.

Interpretasi

Ada kemungkinan bahwa tiga buah menhir yang mengelompok di Pasir Gada memiliki hubungan dengan bangunan teras dari tanah liat, dan berfungsi sebagai pusat pemujaan.

Sumber: https://inurwansah.my.id/2024/04/26/peninggalan-tradisi-megalitik-di-pasir-gada-sukanagara

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Waditra Awi Jam...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Waditra Awi Jaman Sunda Kuna merujuk pada berbagai alat musik yang terbuat dari bambu dan dikenal pada masa Kerajaan Sunda, sekitar abad k...

Peuyeum Ciruluk

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Peuyeum Ciruluk adalah kuliner tradisional khas Kalijati, Kabupaten Subang, berupa tape ketan hijau. Berbeda dengan peuyeum dari daerah la...

Gerak Gulung Bu...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Gerak Gulung Budi Daya, atau Gerak Gulung, adalah salah satu aliran silat tradisional Nusantara. Aliran ini berasal dari Kerajaan Sunda Pa...

Balap Becak Ban...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Permainan Tradisional

Deskripsi Balap becak di Bandung pada tahun 1970-an adalah sebuah hiburan rakyat yang memacu adrenalin, mirip dengan "Fast and Furious" vers...

Peuyeum

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Peuyeum, atau lebih dikenal sebagai tapai, adalah makanan hasil fermentasi singkong yang merupakan salah satu ikon Jawa Barat, khususnya k...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...