|
|
|
|
|
|
Peuyeum Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Peuyeum, atau lebih dikenal sebagai tapai, adalah makanan hasil fermentasi singkong yang merupakan salah satu ikon Jawa Barat, khususnya kota Bandung. Makanan ini juga dikenal sebagai oleh-oleh khas Bandung. Peuyeum sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, bermula dari melimpahnya produksi singkong di daerah Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang mendorong masyarakat mencari cara agar singkong yang dipanen tidak cepat membusuk. Pada mulanya, peuyeum dikonsumsi langsung, tetapi kini banyak divariasikan sebagai bahan dasar atau topping dalam berbagai hidangan penutup.
Proses pembuatan peuyeum dinamakan 'meuyeum' atau memeram. Para pembuat peuyeum di masa lalu tidak memerlukan hasil lab untuk mengetahui kapan makanan ini matang dan bisa disantap, melainkan hanya dari bau dan teksturnya saja.
Dahulu, peuyeum umumnya dinikmati secara langsung, sering ditemani teh hangat. Kini, peuyeum sering diolah kembali menjadi berbagai hidangan seperti peuyeum ball, colenak, wingko, atau sebagai topping es doger. Konsumsi peuyeum secara langsung seperti zaman dulu biasanya dilakukan oleh generasi Gen-X dan milenial.
Peuyeum berasal dari Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, di mana produksi singkong yang melimpah mendorong masyarakat untuk membuat makanan fermentasi ini. Pada tahun 1950-an, pengrajin peuyeum di Cimenyan mencapai sekitar 200 orang, yang sangat membantu ekonomi masyarakat sekitar dengan membuka lapangan pekerjaan. Namun, sayangnya jumlah pengrajin ini semakin berkurang; pada tahun 2013, hanya tersisa sekitar 14 orang pengrajin di Cimenyan. Popularitas makanan lain juga membuat peuyeum tidak lagi menjadi incaran utama sebagai oleh-oleh. Peuyeum dianggap sebagai warisan yang perlu dilestarikan dan dikembangkan inovasinya agar tidak hilang ditelan zaman.
Sumber: https://www.ayobandung.id/ayo-netizen/01174499/10062026/mengenal-peuyeum-sebagai-makanan-tradisional-khas-jawa-barat
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
Peuyeum — Makanan Minuman, Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat · source
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |