|
|
|
|
|
|
Tari Pangkalima Tumbang Anoi Tanggal 24 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Tari Pangkalima Tumbang Anoi adalah tari kreasi yang terinspirasi dari Perjanjian Tumbang Anoi pada tahun 1894. Perjanjian ini merupakan ikrar damai yang dirumuskan oleh para tetua adat dari berbagai suku Dayak untuk mengakhiri konflik berkepanjangan antar suku Dayak di Kalimantan. Sosok Panglima Tumbang Anoi sendiri adalah teladan yang memiliki semangat tinggi untuk mempersatukan suku-suku Dayak yang bertikai.
Gerak tari Pangkalima Tumbang Anoi merupakan perpaduan dari gerak tari tradisional Kalimantan, seperti tari Kanjan dan tari Kinyah, yang dipadukan dengan gerak melompat dan berputar. Gerakan ini disesuaikan agar tidak melenceng dari pesan perdamaian dan persatuan yang ingin disampaikan.
Penari Pangkalima Tumbang Anoi mengenakan pakaian adat Kalimantan Tengah yang telah dimodifikasi. Pakaian pria disebut ewah sampuluh dale, sedangkan wanita mengenakan sinjang entang yang dilengkapi dengan berbagai aksesori seperti gelang dan anting. Properti yang digunakan antara lain mandau, talawang, dan mahkota burung tingang yang dihiasi bulu burung haruei. Burung tingang melambangkan kesucian dan kekuatan spiritual dalam budaya Dayak.
Tari Pangkalima Tumbang Anoi memiliki pesan luhur tentang perdamaian dan persatuan bangsa. Tarian ini kaya akan nilai estetika dan moral, menggambarkan ketangguhan prajurit Dayak serta pentingnya perdamaian dan persatuan. Dalam konteks kekinian, tarian ini mengandung pesan tentang kebutuhan akan pemimpin yang gagah berani dan berwibawa untuk mempersatukan bangsa.
Tarian ini dipentaskan oleh 6 hingga 10 orang penari, baik laki-laki maupun perempuan. Meskipun dinamakan tari Pangkalima, penari wanita juga turut berperan menari layaknya seorang prajurit perang.
Sumber: https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/tari-pangkalima-tumbang-anoi-simbol-persatuan-suku-dayak
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |