|
|
|
|
|
|
Budaya Ceng Beng Tanggal 05 Aug 2018 oleh Jeffrychriston . |
Budaya Ceng Beng merupakan budaya khas etnis Tionghoa di Indonesia. Ceng Beng jatuh biasanya pada bulan April, dan meliputi pembersihan dan ziarah kuburan keluarga dekat. Biasanya, para keluarga datang mengunjungi kuburan para almarhum 10 hari sebelum dan sesudah tanggal jatuhnya Ceng Beng. Mereka membersihkan batuan kuburan, memberi penghormatan serta menghidupkan lilin di sekitar kuburan tersebut.
Asal mula Ceng Beng berawal dari seorang pemuda yang sangat mencintai orang tuanya. Ketika dia sudah menjadi salah satu pemimpin daerah, orang tuanya telah meninggal. Sayangnya, ia tidak mengetahui mana kuburan milik orang tuanya. Karena itu, ia meminta seluruh rakyat untuk membersihkan kuburan keluarga mereka dan memberi persembahan. Ketika akhirnya tinggal 2 kuburan berdekatan yang belum disentuh para rakyat, ia menyadari bahwa kuburan itulah kuburan orang tuanya. Tradisi ini diturunkan terus ke etnis Tionghoa dan menjadi bagian dari budaya Indonesia yang tidak kalah penting dengan budaya lainnya.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |