|
|
|
|
|
|
Omah Trasan Tanggal 15 Aug 2018 oleh OSKM18_16818058_Satrio Bagus Barselino. |
Omah Trasan merupakan tempat wisata yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga dan orang terkasih karena suasananya yang sejuk, asri, dan kental dengan Budaya Jawa. Omah Trasan merupakan taman yang dikelilingi dengan Rumah Kuno Jawa. Di taman ditanami pohon jati. Semilir angin yang menerpa pohon jati menambah kesejukan dalam taman. Udara sejuk yang diciptakan dari pohon jati menambah suasana syahdu meskipun saat siang hari. Di bawah pohon jati terdapat beberapa meja dan kursi yang bisa digunakan untuk bersantai yang didukung dengan pemandangan indah dari hiasan Rumah Kuno Jawa dan patung-patung di tengah taman.
Yang menjadi ciri khas Omah Trasan yaitu ada berbagai macam becak dan dokar sebagai hiasan taman. Di sana kita dapat mengambil foto dengan mengendarai becak dan dokar dengan background pohon jati yang menambah keunikan dari foto kita. Selain itu, ada juga berbagai barang antik yang diletakkan dalam lemari dan di dinding-dinding rumah. Barang-barang antik berupa perabot rumah tangga, misalnya kendi. Sedangkan di teras rumah, ada berbagai jenis sepeda dan motor antik yang dikoleksi sejak dahulu. Selain itu, di lantai 2 terdapat berbagai macam jenis gamelan. Karena itu menyebabkan Omah Trasan kental dengan Budaya Jawa dengan suasana supranatural.
Sebelum masuk area Omah Trasan, dibagian depan terdapat Mushola yang terbilang luas. Di depam Mushola terdapat sebuah ruangan, dimana di dalamnya terdapat berbagai koleksi buku, mulai dari yang tebal hingga tipis, mulai dari buku cetakan hingga koran. Dari luarnya saja sudah terlihat bahwa bangunan tersebut merupakan bangunan kuno yang mengandung unsur supranatural.
Rumah-rumah kuno tersebut juga bisa disewakan. Karena sudah dilengkapi perabot yang lengkap, misalnya kasur, meja, dan kursi, sehingga bisa digunakan untuk menginap. Dengan suasana tradisional dan suasana pedesaan yang khas sangat cocok dinikmati bersama.
Di Omah Trasan banyak orang yang berjualan makanan dan minuman, baik di dalam taman maupun di depan pintu masuk. Karena itu, pengunjung tidak perlu cemas ketika ingin berlama-lama di Omah Trasan dan tidak membawa bekal makanan, karena di sana banyak penjual yang menjual makanan berbagai jenis.
Pengunjung yang datang di Omah Trasan datang dari beragam daerah, mulai dari yang dekat, masyarakat sekitar Klaten, hingga wisatawan dari Jakarta. Walaupun jalan di daerah Trasan sedikit sempit, namun lelah para wisatawan akan terbayarkan ketika masuk ke area Omah Trasan.
Sejarah Omah Trasan
Pada awalnya, Omah Trasan hanyalah sebuah rumah milik perorangan. Dulu hanya terdapat 2 rumah dengan 1 lantai yang di belakang rumah merupakan sebuah kebun yang luas. Semakin bertambahnya waktu, anggota keluarga sang pemilik rumah semakin bertambah, maka sebagian kebun tersebut dibangun rumah dan taman. Maka semakin lama rumah dan taman tersebut semakin bagus dan luas. Sang pemilik rumahpun suka mengoleksi barang-barang antik sejak dahulu, sehingga rumah-rumah tersebut dihiasi dengan koleksi antik yang menambah daya tarik tempat ini.
Masyarakat yang tertarik dengan koleksi-koleksi barang antik milik sang pemilik rumahpun dipersilahkan untuk melihat-lihat secara cuma-cuma, tanpa dipungut biaya. Karena semakin lama semakin banyak pengunjung, taman dan rumah juga memerlukan perawatan dan perluasan, akhirnya Omah Trasan dijadikan tempat komersial dengan membayar tiket masuk. Karena rumah dan taman dalam pembangunan awal tidak ditujukan untuk komersial, maka lokasinya tidak terlalu strategis, namun lokasi Omah Trasan sudah tersedia di Google Maps.
Lokasi dan Harga Tiket Masuk
Omah Trasan terdapat di Desa Trasan Rt 02/10, Trasan, Klaten. Karena rumah dan taman dalam pembangunan awal tidak ditujukan untuk komersial, maka lokasinya tidak terlalu strategis, namun lokasi Omah Trasan sudah tersedia di Google Maps. Jadi bagi para pendatang dari jauh yang belum mengetahui lokasi Omah Trasan, dapat mencari di Google Maps.
Untuk melihat-lihat koleksi dan menikmati kesejukkan sekaligus suasana supranatural dan kebudayaan Jawa yang kental, pengunjung hanya ditarik biaya kebersihan sebesar Rp4000,-/orang. Namun, Omah Trasan hanya bisa dikunjungi pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |