×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Naskah Kuno

Elemen Budaya

Naskah Kuno dan Prasasti

Provinsi

Daerah Istimewa Yogyakarta

Asal Daerah

Yogyakarta

Serat Niticuriga

Tanggal 16 Jul 2018 oleh Arum Tunjung.

Berisi bermacam macam catatan tentang keris, meliputi :

1.       Daftar nama keris menurut abjad jawa, dengan penjelasan jumlah luknya, dan beberapa disertai ricikannya (h.1-9)

2.       Dftar nama keris menurut jumlah luknya, sampai luk 13 (h.9-18)

3.       Nama pamor yang terdapat pada keris dan watak serta asalnya (h. 18-23) Diambil dari Serat Primbon  Tarekat, Karangan Kyai Kasan Abutara dari Sembuyan pada tahun 1799 AJ (=1870 AD).

4.       Nama pamor dengan wataknya yang terdapat pada keris (h. 24-25), Karangan Mangunprawira dari Surakarta pada tahun 1796 AJ (=1768 AD).

5.       Makna dan arti racikan keris, menurut tafsiran Empu Supa Mandrengi (h. 25-28), dilanjutkan dengan penjelasan tentang makna dan arti dari perabot keris seperti warangka, pendhok, dll. Begitu juga makna keseluruhan keris dalam wujud utuh (h. 28-30), sebagai jawaban atas pertanyaan Sunan Kalijaga kepada empu dan mranggi (pembuat perabot keris).

6.       Makna dan arti dhapur-dhapur keris menurut ucapan sunan kalijaga, beserta penjelasannya (Jarwa) (h. 31-34)

7.       Penjelasan tentang makna filosofis dhapur keris, menurut Pangeran Karang Gayam dari Pajang (h.34-37)

8.       Petunjuk tentang penentuan hari dan pasaran untuk pemeliharaan keris (marangi dan meminyaki), menurut jenis dhapurnya.

Naskah ini diambil dari bermacam macam sumber. Beberapa diantaranya tertera tahun penulisannya, sedangkan lainnya dapat diperkirakan dari tokoh tokohnya atau jamannya, seperti Sunan Kalijaga, Empu Supa Mandrengi (Pangeran Sedayu) dan Pajang. Kolofon pada h. Ii menyebutkan penyalin , ialah Sutariptana dari Surakarta, pada tahun 1867 (1916).

 
Sumber: http://navigasi-budaya.jogjaprov.go.id/heritage/naskah-kuno/1660

DISKUSI


TERBARU


Jenang Grendul

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan Bahan Jenang (bubur): 250 ml air, 50 gr gula aren, 1/4 sdt garam, 1 lembar daun pandan Bahan Pengental: 25 gr tepung beras, 50 ml sant...

Telur Bacem

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 20 butir Telur puyuh rebus kupas 3 sdm Kecap manis 1 kantong Teh celup 400 ml Air 1 sdm Gula merah 2 siung Bawang putih 3 siung B...

Bacem Telur Puy...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 30 butir telur puyuh rebus dan kupas 4 bh baput geprek 8 bh bamer geprek 1 sdm ketumbar 2 ruas lengkuas geprek 3 lembar daun salam...

Pacri Terong Na...

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Bahan-bahan 1 buah nanas ukuran sedang 4 buah terong putih , potong dua dan belah memanjang 8 buah telur rebus , goreng 750 ml santan segar 1 s...

Roti Berre

Oleh Kyas1 | 26 Sep 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Roti Berre adalah kue tradisional khas suku Bugis yang berasal dari daerah Sidenreng Rappang (Sidrap) di Sulawesi Selatan. Kue ini memilik...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...