|
|
|
|
|
|
Balla To Kajang Tanggal 05 Sep 2026 oleh Kyas1 . |
Balla To Kajang, atau Rumah Kajang, adalah rumah tradisional masyarakat adat Kajang di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Desainnya memiliki ciri khas rumah panggung, seperti banyak rumah adat lain di Sulawesi Selatan. Rumah ini memiliki makna mendalam dalam budaya masyarakat adat Kajang, dianggap sebagai mikrokosmos dari hutan adat. Berbeda dengan rumah pada umumnya, dapur rumah adat Kajang terletak di bagian depan menghadap jalan utama, yang melambangkan kesederhanaan dan sikap terbuka.
Konstruksi rumah Kajang sepenuhnya menggunakan bahan alami. Bahan utamanya adalah kayu. Daun nipah dan alang-alang digunakan sebagai bahan atap. Ijuk dan rotan berfungsi sebagai pengikat, sedangkan bambu digunakan untuk lantai dan dinding. Masyarakat adat Kajang menghemat penggunaan kayu; hanya diperlukan tiga balok pasak atau sulur bawah (padongko) untuk membangun rumah. Tiang-tiang rumah ditanamkan ke dalam tanah pada kedalaman sekitar setengah depa (sihalirappa) atau paling dangkal satu siku (sisingkulu) untuk menjaga pergeseran.
Rumah Kajang memiliki makna mendalam dalam budaya masyarakat adat Kajang. Ini dianggap sebagai mikrokosmos dari hutan adat, di mana penggunaan balok-balok melambangkan tangkai-tangkai kayu pada pohon yang terhubung dengan tiang-tiang rumah. Penempatan dapur di bagian depan rumah, menghadap jalan utama, merupakan simbol kesederhanaan dan sikap terbuka, karena mereka senantiasa menyembunyikan rumah di balik hutan. Ketiadaan peralatan modern seperti kursi, kasur, atau barang elektronik di dalam rumah mencerminkan gaya hidup sederhana dan tradisional yang mereka anut.
Rumah-rumah dalam kawasan adat Kajang sering dihiasi dengan anjungan (anjoang) yang berbentuk tanduk kerbau atau ukiran kayu. Anjungan ini menggambarkan dunia atas dan sering berbentuk naga, yang dalam kosmologi beberapa suku dan masyarakat adat Kajang dianggap sebagai binatang raksasa penjaga langit. Keunikan desain lainnya adalah penempatan dapur di bagian depan rumah, berbeda dari rumah pada umumnya yang memiliki dapur di bagian belakang.
Sumber: https://dimensiindonesia.com/rumah-adat-balla-to-kajang-dan-filosofinya
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |