×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Sulawesi Selatan

Asal Daerah

Luwu, Sulawesi Selatan

Rumah Adat Langkanae Luwu

Tanggal 05 Sep 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Rumah adat Langkanae Luwu adalah rumah panggung berbentuk persegi empat yang memiliki tiga tingkatan. Bentuk persegi empat mencerminkan empat unsur penting yaitu tanah, api, air, dan angin. Tiga tingkatan melambangkan tiga dunia: dunia atas, dunia tengah, dan dunia bawah.

Struktur & Bagian

Rumah Langkanae terdiri dari tiga bagian utama, serta elemen pendukung seperti tangga dan gerbang.

  • Kolong (sullu): Digunakan sebagai tempat beristirahat dan disebut juga awa bola.
  • Ale bola (rumah utama): Terdiri dari beberapa ruangan termasuk ruang raja, permaisuri, penyimpanan benda pusaka, dan ruangan pejabat.
  • Palandoang/rakkeang (loteng): Digunakan untuk menyimpan padi, anak gadis, dan kucing.
  • Tangga (sapana): Harus memiliki jumlah anak tangga yang ganjil, melambangkan kehidupan.
  • Gerbang (tabu-tabuang): Terdiri dari tiga tipe susunan (timpa laja), melambangkan bahwa semua orang dari berbagai lapisan masyarakat boleh berkunjung.

Fungsi & Filosofi

Rumah adat Langkanae memiliki filosofi yang dalam terkait dengan struktur dan elemen-elemennya. Tiang utama, pim posi', melambangkan keyakinan bahwa setiap tindakan harus dimulai dengan permintaan izin. Bentuk persegi empat rumah melambangkan empat unsur alam (tanah, api, air, angin) yang harus seimbang, mirip dengan karakteristik dalam diri manusia (kesabaran, amarah, kekuatan, dan keserakahan) yang juga harus dihormati. Tiga tingkatan rumah melambangkan tiga dunia dalam pandangan manusia. Jumlah anak tangga yang ganjil pada sapana melambangkan kehidupan. Gerbang tabu-tabuang menunjukkan keterbukaan rumah bagi berbagai kalangan masyarakat.

Kesempatan Penggunaan

Pada masa lalu, hanya orang bangsawan yang boleh memasuki Langkanae. Namun, saat ini siapa pun diperbolehkan berkunjung, dengan kolong atau awa bola digunakan sebagai tempat istirahat bagi pengunjung. Jumlah tabu-tabuang yang dibuat oleh tuan rumah dapat menunjukkan siapa yang boleh menghadiri acara tertentu: satu tabu-tabuang untuk keluarga terdekat, sedangkan dua tabu-tabuang dibuka untuk masyarakat Luwu.

Sumber: https://dimensiindonesia.com/rumah-adat-langkanae-luwu-dan-filosofinya

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Museum Istana A...

Oleh Kyas1 | 11 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Museum Istana Asserayah El Hasyimiah adalah museum khusus yang berlokasi di bangunan peninggalan Kerajaan Melayu terbesar di Riau, yaitu K...

Sulukan Wayang...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Penelitian ini bertujuan untuk mencari penjelasan tentang ragam sulukan wayang kulit purwa gaya Yogyakarta versi Timbul Hadi Prayitno, Had...

Musik Liturgi I...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Musik dan Lagu

Deskripsi Musik liturgi inkulturatif adalah praktik penggunaan musik yang menggabungkan unsur-unsur budaya lokal dalam perayaan liturgi Katolik. Di...

Kereta Singo Ba...

Oleh Kyas1 | 08 Oct 2026.
Alat Musik

Deskripsi Kereta Singo Barong merupakan salah satu objek seni yang tersimpan di Museum Kasepuhan Cirebon. Objek ini mengalami perubahan makna seirin...

Prasasti Kakuru...

Oleh Kyas1 | 07 Oct 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Fisik Prasasti Kakurugan adalah sebuah tulisan Jawa Kuno. Isi/Kandungan Prasasti ini membahas tentang peran pendekar pada masa Pemerinta...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...