×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Jawa Barat

Asal Daerah

Sumedang

Benteng Gunung Kunci

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Benteng Gunung Kunci adalah benteng pertahanan Belanda yang dibangun di atas bukit kecil di bagian barat perkotaan Sumedang. Meski dari luar tampak seperti bukit biasa dengan pohon pinus dan mahoni, di dalamnya tersimpan instalasi militer yang dirancang untuk pengawasan dan pertahanan. Posisinya yang strategis memungkinkan pengawasan Alun-alun Sumedang dan wilayah sekitarnya. Benteng ini merupakan produk dari kecemasan kolonial Belanda terhadap ketidakstabilan global pada masa Perang Dunia I dan untuk mengawasi perlawanan lokal serta pemerintahan pribumi. Nama "Gunung Kunci" melambangkan pentingnya lokasi ini sebagai kunci pertahanan utama Belanda di Sumedang, dengan lambang dua kunci menyilang terpahat di atas pintu masuk.

Struktur & Bagian

Benteng Gunung Kunci memiliki luas sekitar 2.600 meter persegi dengan bunker seluas 450 meter persegi. Strukturnya terdiri dari tiga lantai yang berfungsi sebagai ruang prajurit, perwira, dan tahanan. Desainnya dibuat melingkar dan berdiri di tempat yang lebih tinggi di tengah Kota Sumedang, memungkinkan pengintaian gerak-gerik mencurigakan atau tanda-tanda serangan. Meriam-meriam dipasang melingkar mengikuti desain benteng, diarahkan ke Kota Sumedang dan tempat-tempat strategis lainnya.

  • Lantai pertama (bawah): Ruangan prajurit.
  • Lantai kedua: Ruangan perwira.
  • Bagian terluar atas: Benteng pertahanan berbentuk motor boat yang juga berfungsi sebagai benteng pengawas.
  • Lorong goa: Menghubungkan lantai pertama dan kedua, panjangnya sekitar 200 meter.
  • Goa buatan: Sebanyak 17 buah, menghubungkan antarruangan di dalam benteng.
  • Ruang tahanan: Digunakan untuk menjebloskan para jawara dan tokoh perlawanan.

Fungsi & Filosofi

Tujuan utama pembangunan benteng ini adalah untuk mempertahankan kendali Belanda atas wilayah strategis Priangan, termasuk Sumedang, yang merupakan jalur penting bagi logistik dan militer. Selain fungsi militer konvensional, benteng ini juga berfungsi untuk mengawasi kegiatan pemerintahan pribumi. Pendekatan kamuflase yang menyerupai bukit kecil di tengah kota mencerminkan kecerdikan militer Belanda dalam merancang infrastruktur pertahanan yang juga berfungsi sebagai alat intimidasi psikologis.

Asal

Benteng ini dibangun pada tahun 1913 hingga 1918 untuk pertahanan Belanda pada masa Perang Dunia I, meskipun Hindia Belanda tidak menjadi medan tempur langsung. Pembangunan dimulai pada tahun 1914 dan selesai pada tahun 1917, kemudian diresmikan pada tahun 1918, di masa pemerintahan Gubernur Jenderal Van Limburg Stirum (1916-1921). Pada waktu itu, Sumedang berada di bawah pemerintahan Bupati Pangeran Aria Soeria Atmadja (1883-1919).

Sumber: https://www.ayojelajah.id/ikon/08172323/hikayat-gunung-kunci-benteng-kamuflase-belanda-di-tengah-kota-sumedang

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Benteng Gunung Kunci — Produk Arsitektur, Sumedang · source

kyas_ent-d1eff3cad63b5cb80f980a4869e1c701_1792993851.webp

DISKUSI


TERBARU


Legenda La Dana...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Di Tana Toraja, hiduplah seorang petani bernama La Dana yang terkenal cerdik, meskipun ia sering menggunakan kecerdikannya untuk memperdaya o...

Aryo Menak Dan...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, pada masa ketika Pulau Madura sangat subur dengan hutan lebat dan ladang padi menguning, hiduplah seorang pemuda bernama Aryo Menak....

Kera Dan Ayam

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, di suatu negeri di Sulawesi Tenggara, terjalin persahabatan antara seekor Kera dan seekor Ayam. Namun, persahabatan mereka tidak ber...

Suri Ikun Dan D...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, di Pulau Timor hiduplah sebuah keluarga petani dengan empat belas orang anak, tujuh laki-laki dan tujuh perempuan. Meskipun memiliki...

Legenda Si Lanc...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, di suatu daerah bernama Kampar, yang kini menjadi bagian dari Provinsi Riau, hiduplah seorang pemuda bernama Si Lancang bersama ibun...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...