|
|
|
|
|
|
Bujang Sungsang Tanggal 28 Oct 2026 oleh Kyas1 . |
Dahulu kala, di sebuah desa, hiduplah sepasang suami istri yang sudah renta dan belum dikaruniai anak meskipun telah bertahun-tahun menikah. Mereka terus berusaha dan berdoa. Suatu hari, saat sang istri berdagang kerupuk keliling, ia bertemu dengan seorang anak kecil tanpa baju yang meminta makanan. Anak itu tidak memiliki orang tua, sehingga pasangan tersebut memutuskan untuk merawatnya dan memberinya nama Bujang Sungsang. Bujang Sungsang tumbuh menjadi dewasa yang ringan tangan, rajin bekerja, dan suka menolong, serta menjaga keamanan desa dengan ronda malam. Namun, perbuatan baiknya ini ditentang oleh sebagian orang yang merasa terusik. Mereka berencana mencelakai Bujang Sungsang dan akhirnya menangkapnya. Ia dimasukkan ke dalam kandang untuk dibuang ke Sungai Musi. Saat itu, keajaiban terjadi; Bujang Sungsang tiba-tiba sudah berada di luar kandang dan berubah wujud menjadi pemuda yang sangat tampan. Ia mengingatkan semua yang hadir akan pentingnya kebersamaan, kepercayaan pada kebaikan orang lain, dan saling tolong-menolong. Bujang Sungsang kemudian berterima kasih kepada orang tua angkatnya atas asuhan mereka. Setelah itu, ia pergi ke tepian Sungai Musi dan melompat ke dalamnya. Warga menunggu kemunculannya, namun Bujang Sungsang tidak pernah muncul lagi. Perbuatan dan ucapan Bujang Sungsang menjadi perbincangan di desa tersebut, dan akhirnya penduduk sepakat menamai desa itu Desa Sungsang. Warga yakin Bujang Sungsang membawa berkah bagi para nelayan karena setelah kejadian itu, banyak ikan hidup di sungai dan hasil tangkapan nelayan selalu melimpah.
Cerita rakyat ini berasal dari Desa Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Terdapat beberapa versi cerita rakyat ini.
Sumber: https://irwanpratubangsawans.wordpress.com/2011/04/23/cerita-rakyat-bujang-sungsang
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
<g Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiri... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |