budaya
|
Pajaga |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Pajaga |
|
Seperti kita maklumi bahwa sebelum agama Islam masuk kerajaan Luwu (sebelum tahun 1604) maka yang dianut oleh masyarakat Luwu adalah agama Animisme. Agama yang mempercayai banyak dewa. Menurut kebudayaan bahwa seni lahir dari agama setelah pada satu tingkat kebudayaan, manusia percaya pada adanya... |
| Tarian Sulawesi Selatan |
|
PENYANG AZIMAT SUKU DAYAK NGAJU |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/PENYANG-AZIMAT-SUKU-DAYAK-NGAJU |
|
Penyang adalah azimat yang dikenal oleh suku Dayak utamanya rumpun Dayak Ngaju ada juga yang seperti penyang ini dikenal dalam rumpun Dayak Benuaq / Tunjung disebut dengan istilah GIMAT & SAREMPELIT yang akan penulis bahas dalam tulisan terpisah sebab memiliki konsep yang sedikit berbeda de... |
| Cerita Rakyat Kalimantan Tengah |
|
TATTOO DAYAK NGAJU DI RUNGAN TUMBANG MANTUHE |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/TATTOO-DAYAK-NGAJU-DI-RUNGAN-TUMBANG-MANTUHE |
|
Pada tulisan sebelumnya penulis melakukan ekspedisi ke Desa Tumbang Mantuhe untuk menggali sejarah luluhur dan mengenal keluarga penulis yang ada di Tumbang Mantuhe. Dalam ekspedisi ini penulis berhasil mendapatkan informasi sedikit mengenai motive tatu Dayak di Sungai Rungan yang sebenarnya ta... |
| Ornamen Bali |
|
Bidu Hodi Hakdaur |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Bidu-Hodi-Hakdaur |
|
Tari Bidu adalah merupakan tari tradisional yang dikembangkan dari tarian Likurai dari Etnis Belu Nusa Tenggara Timur. Tari Bidu ini dilakonkan oleh sejumlah laki-laki dan perempuan pilihan dengan mengenakan pakaian adat lengkap dengan aksesorisnya. Tarian Bidu biasanya dipersembahkan dalam rangk... |
| Tarian Nusa Tenggara Timur |
|
Katreji |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Katreji |
|
Tari katreji atau tari pergaulan, biasanya tarian ini ditampilkan pada upacara-upacara pelantikan pemimpin (Kepala Desa, Gubernur dan Bupati). Tarian ini konon menurut sejarah, merupakan sebuah artikulasi dan perpaduan dua budaya yaitu budaya Eropa (Portugis dan Belanda) dengan budaya Maluku.... |
| Tarian Maluku |
|
Tambaroro |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Tambaroro |
|
ama halnya dengan kebudayaan suku asmat di papua yang memiliki ritual adat tersendiri, suku aru juga memiliki salah satu seni pertunjukan dan ritual upacara ada yang paling dikenal dari suku aru yakni tambaroro. Kesenian adat tambaroro merupakan sebuah seni pertunjukan yang didalamnya berisikan n... |
| Ritual Maluku |
|
Maligai Keloyang |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Maligai-Keloyang |
|
Pada suatu masa, Kerajaan Indragiri mengalami zaman keemasannya. Ibukota kerajaan yang menjadi pusat pemerintahan berada di Japura. Semula Japura bernama Rajapura. Rakyat Indragiri hidup dengan sejahtera, tenteram, dan damai. Para datuk memimpin dengan baik dan menjadi teladan bagi seluruh pendud... |
| Cerita Rakyat Riau |
|
GIMAT & SEREMPELIT – AZIMAT DAYAK BENUAQ |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/GIMAT-SEREMPELIT-AZIMAT-DAYAK-BENUAQ |
|
Dalam artikel lain kita sudah membahas PENYANG – Azimat Dayak Ngaju , kali ini kita akan membahas GIMAT & SEREMPELIT yaitu penyang yang dikenal oleh sub suku Dayak Benuaq – Tunjung. Sebenarnya antara penyang dengan gimat ini adalah hal yang sama, cuma ada beberapa perbedaan konse... |
| Ornamen Jawa Tengah |
|
Badewa |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/Badewa |
|
BADEWA, upacara ritual khas Suku Bakumpai yang merupakan sub suku Dayak Ngaju. Upacara ini bertujuan untuk menyembuhkan orang sakit, yang dalam bahasa Banjar disebut Batatamba. Upacara Badewa tumbuh dan berkembang sebelum Islam merasuki Kabupaten Barito Kuala. Berawal dari sebuah keluarga yan... |
| Ritual Kalimantan Tengah |
|
ANJING DALAM BUDAYA DAYAK |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/ANJING-DALAM-BUDAYA-DAYAK |
|
Memang anjing didalam budaya Dayak bukan dianggap binatang yang suci tetapi bagi orang Dayak anjing menempati posisi khusus sebagai sahabat manusia. Sebagai contoh didalam kebudayaan Dayak Kenyah-Kayan mereka tidak akan berani memukul atau menendang anjing, bahkan ketika seekor anjing meningga... |
| Cerita Rakyat Kalimantan Tengah |