budaya
|
Bedor |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/bedor |
|
Asal-usul Kesenian "bedor" berasal dari Kampung Cibadak, Desa Girimulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Dikenal sejak tahun 1897, kesenian ini diciptakan oleh seorang seniman bernama Jangke dari Penyusuhan. Nama "bedor" adalah akronim dari "sesebred" (pantun) dan ... |
| Seni Pertunjukan Jawa Barat |
|
Keris Siginjai |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/keris-siginjai |
|
Deskripsi Keris Siginjai adalah salah satu keris pusaka Nusantara yang memiliki kedudukan penting bagi masyarakat Jambi. Keris ini merupakan bagian dari koleksi Museum Nasional Jakarta setelah sebelumnya diambil oleh pemerintah Hindia Belanda. Struktur Keris Siginjai Bilah Keris (Wilahan): Panj... |
| Senjata dan Alat Perang Jambi |
|
Peci Peci Turi |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/peci-peci-turi |
|
Deskripsi Peci Peci Turi adalah permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak, umumnya perempuan, di daerah Indramayu. Jumlah Pemain Permainan ini dapat dimainkan oleh dua atau tiga orang anak. Alat & Bahan Kelereng atau batu Cara Bermain Pemain melakukan gambreng untuk menentuk... |
| Permainan Tradisional Jawa Barat |
|
Ancong Ancong |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/ancong-ancong |
|
Pengantar Ancong-ancong adalah nama yang diberikan oleh orang Yamdena untuk permainan menebak tangan. Permainan ini ditemukan di sekitar Kepulauan Tanimbar, Maluku Utara, khususnya di Pulau Yamdena, Selaru, Seira, Angwarmase, dan Fordata. Kata "Ancong-ancong" berasal dari bahasa Yamdena da... |
| Permainan Tradisional Maluku Utara |
|
Siwar Sumatera Selatan |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/siwar-sumatera-selatan |
|
Deskripsi Siwar atau tumbak lado adalah senjata tusuk genggam tradisional dari Sumatera Selatan. Bentuknya menyerupai golok panjang dengan satu sisi bilah yang tajam. Siwar memiliki kedudukan penting, berfungsi tidak hanya sebagai alat pertahanan diri, tetapi juga sebagai benda keramat yang diyaki... |
| Senjata dan Alat Perang Sumatera Selatan |
|
Ingkling |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/ingkling |
|
Deskripsi Ingkling adalah permainan yang dimainkan dengan cara meloncat menggunakan satu kaki dan berhenti dengan tumpuan kedua kaki pada kotak-kotak tertentu. Permainan ini lebih disukai oleh anak perempuan dan dimainkan oleh minimal dua orang pemain. Alat & Bahan Kapur: Digunakan untuk me... |
| Permainan Tradisional Lampung |
|
Wayang Golek Jawa Barat |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/wayang-golek-jawa-barat |
|
Asal-usul Asal mula wayang golek tidak diketahui secara jelas. Wayang golek dianggap sebagai perkembangan dari wayang kulit. Salmun (1986) menyatakan bahwa pada tahun 1583 Masehi Sunan Kudus membuat wayang dari kayu yang disebut wayang golek dan dapat dipentaskan pada siang hari. Ismunandar (1988)... |
| Seni Pertunjukan Jawa Barat |
|
Abbatu Samba |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/abbatu-samba |
|
Pengantar Abbatu samba adalah permainan tradisional masyarakat Bugis-Makassar di Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Nama "abbatu samba" berasal dari bahasa setempat yang berarti "permainan biji asam". Meskipun asal-usul pastinya sulit diketahui, permainan ini tela... |
| Permainan Tradisional Sulawesi Selatan |
|
Harimau Dan Kancil |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/harimau-dan-kancil |
|
Deskripsi Permainan Harimau dan Kancil adalah permainan tradisional yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Permainan ini melibatkan sejumlah pemain yang membentuk lingkaran sebagai "pagar" untuk melindungi pemain "kancil" dari pemain "harimau" yang ber... |
| Permainan Tradisional Riau |
|
Rbintin Vatuk |
| https://versilama.budaya-indonesia.org/rbintin-vatuk |
|
Deskripsi Rbintin Vatuk adalah permainan tradisional yang berarti "menyapu biji buah", populer di Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara. Permainan ini sudah ada sejak pertengahan abad ke-18. Dimainkan oleh anak-anak dan remaja pria berusia 10 hingga 18 tahun, dengan jumlah pemain a... |
| Permainan Tradisional Maluku |