×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Jawa Barat

Asal Daerah

Garut, Jawa Barat

Hikayat Sarkanjut

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Kampung Sarkanjut terletak di Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Garut bagian utara. Nama kampung ini seringkali mengundang tawa atau rasa canggung bagi pendatang karena terdengar blak-blakan. Namun, bagi warga, nama ini menyimpan lapisan sejarah, mitologi, dan humor lokal. Kampung ini merupakan kampung agraris biasa yang kehidupan sehari-harinya diisi dengan kegiatan pertanian. Sarkanjut kini menjadi salah satu kampung terbesar di wilayah Desa Dungusiku dengan jumlah penduduk yang terus bertambah.

Cerita Kelahiran Sarkanjut

Menurut Abah Karya, seorang sesepuh, Kampung Sarkanjut bermula setelah perang pasukan berkuda dari Panunggangan. Eyang Dipajaya (Eyang Aub) berkeinginan menghubungkan lahan kosong tempat hilangnya jimat dengan Kampung Dungusiku, yang terpisah oleh situ (balong jero jeung lega). Berbagai upaya pengurugan gagal, hingga Eyang Dipajaya mendapatkan wangsit untuk mengadakan sayembara. Siapa pun yang berhasil menghubungkan kedua wilayah akan diangkat menjadi menantu. Eyang Sura, seorang santri dari Cirebon, berhasil menyambungkan wilayah tersebut. Sebagai hadiah, Eyang Sura tidak hanya menikah dengan anak Eyang Dipajaya tetapi juga diberi tempat tinggal dan situ sebagai sumber penghidupan. Ia juga diberi "kanjut kundang" berisi benih ikan, yang menjadi asal mula nama Sarkanjut.

Asal Nama dan Makna

Menurut risalah Hadianto, kata "Sarkanjut" berasal dari bahasa Sunda "sar" (masuk) dan "kanjut" (kantong kecil kain). Dalam pengertian lain, "kanjut" juga merujuk pada "kanjut kundang", wadah untuk menyimpan tanaman panglay dan jaringao yang dipercaya menolak gangguan gaib, yang biasa digunakan ibu pascamelahirkan. Secara semantik, nama ini berarti sesuatu yang dimasukkan ke dalam kantong. Secara simbolik, kanjut adalah simbol harta warisan, sekecil apapun isinya, harus dijaga dan tidak untuk dihamburkan keluar, melainkan untuk menopang kehidupan keluarga dan keturunan.

Jejak Makna pada Situ Sarkanjut

Situ Sarkanjut diwariskan sebagai sumber pangan utama bagi warga, dengan ikan yang selalu tersedia, terutama saat musim hujan. Ada kepercayaan bahwa ikan di situ hanya untuk warga Sarkanjut. Cerita rakyat menyebutkan bahwa ikan yang dibawa ke luar kampung untuk dijual tidak laku dan akhirnya dibagikan kembali kepada warga Sarkanjut. Hadianto menyebut keadaan ini sebagai "dikanjutan", yaitu ditempatkan dalam kantongnya sendiri, tidak untuk dipamerkan atau diperdagangkan, melainkan untuk bertahan hidup. Ini mencerminkan konsep ekonomi tradisional yang sederhana dan kuat.

Interpretasi Geomorfologis

Pakar toponimi Titi Bachtiar menawarkan interpretasi geomorfologis, di mana "sar" dari bahasa Kawi/Jawa Kuna berarti sebar atau tersebar. Dengan demikian, Sarkanjut dapat diartikan sebagai "kantong-kantong yang tersebar". Dalam cara berpikir leluhur Sunda, wilayah yang cekung dianalogikan sebagai kantong. Ini didukung oleh peta topografi lama yang mencatat sedikitnya 13 situ dan ranca di kawasan tersebut, menunjukkan bahwa Sarkanjut awalnya menunjuk pada sebuah kawasan dengan banyak cekungan berair, sebuah lanskap gugusan kantong air yang menopang kehidupan.

Sumber: https://www.ayobandung.id/ayo-jelajah/01169872/22012026/hikayat-sarkanjut-kampung-kecil-yang-termasyhur-di-priangan

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Hikayat Sarkanjut — Cerita Rakyat, Garut, Jawa Barat · source

kyas_ent-7b5db1a33f328bbde88b21a4faf83140_1792993751.webp

DISKUSI


TERBARU


Legenda La Dana...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Di Tana Toraja, hiduplah seorang petani bernama La Dana yang terkenal cerdik, meskipun ia sering menggunakan kecerdikannya untuk memperdaya o...

Aryo Menak Dan...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, pada masa ketika Pulau Madura sangat subur dengan hutan lebat dan ladang padi menguning, hiduplah seorang pemuda bernama Aryo Menak....

Kera Dan Ayam

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, di suatu negeri di Sulawesi Tenggara, terjalin persahabatan antara seekor Kera dan seekor Ayam. Namun, persahabatan mereka tidak ber...

Suri Ikun Dan D...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, di Pulau Timor hiduplah sebuah keluarga petani dengan empat belas orang anak, tujuh laki-laki dan tujuh perempuan. Meskipun memiliki...

Legenda Si Lanc...

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Cerita Rakyat

Cerita Alkisah, di suatu daerah bernama Kampar, yang kini menjadi bagian dari Provinsi Riau, hiduplah seorang pemuda bernama Si Lancang bersama ibun...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...