×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Asal Daerah

Nimboran, Papua

Ikan Keimbang Dan Kepiting Darat

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Pada zaman dahulu di dusun Sublub, selatan Kota Genyem, Papua, hiduplah Ikan Keimbang, Kepiting darat, Udang, dan Ikan Gabus. Mereka hidup rukun, memelihara anak bersama, dan mencari makan secara adil. Suatu ketika, Ikan Keimbang curiga kepada Kepiting karena anak-anaknya menghilang. Kecurigaan ini memuncak menjadi perkelahian sengit di mana kelompok Ikan Keimbang menyerang Kepiting dan mengetahui kelemahan Kepiting pada kulit punggungnya yang rapuh. Perkelahian tersebut menyebabkan kulit punggung beberapa Kepiting pecah dan darah mereka mengubah warna air Butuo Tabang menjadi merah. Ikan Keimbang kemudian berpindah ke utara hingga ke Demta dan masuk ke laut, menjadi ikan laut. Sementara itu, Kepiting yang terluka dan tidak bisa hidup di laut, hanya bisa mengawasi Ikan Keimbang dari bebatuan di tepi Samudera Pasifik. Perpisahan ini disebabkan oleh kecurigaan yang ternyata salah, karena menurut penutur cerita, Ikan Gabus dan Udang lah yang sebenarnya memakan anak Ikan Keimbang. Akibat kejadian ini, Dusun Sublub menjadi kosong; Ikan Gabus pindah ke Danau Sentani, Udang menyebar ke sungai-sungai, dan sebagian ke Lautan Pasifik.

Asal & Persebaran

Cerita rakyat ini berasal dari Papua, khususnya daerah Nimboran di selatan Kota Genyem. Dikisahkan kembali oleh Wilhelm Hembring Yanowaring dari penutur aslinya, Johanes Hembring. Cerita ini juga menyebutkan lokasi spesifik seperti Butuo Tabang (bekas unit pemukiman transmigrasi Nimbokrang I) dan Demta.

Sumber: https://arsip.jubi.id/ikan-keimbang-dan-kepiting-darat

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Budaya Pembuata...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Pengobatan dan Kesehatan

Deskripsi Budaya pembuatan kapur sirih di Pulau Sugara merupakan tradisi yang telah berlangsung secara turun-temurun sejak zaman Belanda, bahkan rat...

Soto Bongko

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Soto Bongko adalah salah satu kuliner legend dan khas dari Sumedang. Soto ini termasuk jenis soto dengan kuah santan. Pada awalnya, kuah s...

Sayur Asem Kaca...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sayur asem kacang merah adalah hidangan sayur khas Sunda yang menawarkan kuah gurih dari komposisi bumbu dan rempah. Hidangan ini tidak ha...

Sayur Asem Pale...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Sayur asem Palembang adalah hidangan yang bisa menjadi pilihan untuk menu makan siang atau makan malam. Keistimewaan sayur asem ini terlet...

Tahu Walik

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Tahu walik adalah camilan khas Banyuwangi yang serupa dengan tahu bakso goreng. Ciri khasnya adalah tahu pong atau tahu goreng kulit dibal...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...