×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Kalimantan Barat

Asal Daerah

Kapuas Hulu, Kalimantan Barat

Legenda Hantu Tuju

Tanggal 25 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Hantu Tuju adalah makhluk mitologi yang dikenal di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Makhluk ini memiliki kepala yang dapat lepas dari badannya dan terbang, lalu menghisap darah, khususnya darah wanita hamil. Penampilannya mirip dengan Kuyang atau Palasik di daerah lain di Indonesia, dan Krasoe di Thailand. Cerita tentang Hantu Tuju sering kali diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi.

Cerita

Kisah ini berlatar sekitar tahun 1940-an di tengah masa pendudukan Jepang yang sulit, di sebuah kampung di pedalaman Kapuas Hulu. Tinggallah sepasang suami istri muda, Upang dan Imas. Setiap hari Upang mencari ikan, sementara Imas mencari bahan makanan di hutan. Kehidupan mereka damai hingga Imas tahu dari dukun beranak, Mak Salmah, bahwa ia hamil. Imas pulang dengan perasaan gembira dan menyiapkan masakan enak untuk memberitahu Upang. Namun, Upang tak kunjung pulang hingga malam larut. Khawatir, Imas menyalakan obor dan menyusuri jalan kampung yang becek menuju tepi sungai. Ia lega melihat perahu Upang sudah terikat di sana, menandakan Upang sudah di kampung. Saat Imas bergegas pulang, obornya padam karena angin kencang. Dalam kegelapan, ia melihat cahaya berkilauan di bawah kolong sebuah rumah panggung. Imas mendekat untuk meminta api, dan betapa terkejutnya ia saat melihat pemandangan mengerikan: sesosok kepala yang hanya tersambung dengan organ-organ yang menggantung di lehernya, seperti terpenggal. Organ-organ itu tampak berapi, dan darah menetes ke tanah tetapi menghilang begitu saja. Imas mengenali wajah itu dan rumah siapa itu. Sosok itu adalah Hantu Tuju. Kepala itu mendekatinya dan berbisik mengancam, “Jangan kau ceritakan pada siapapun, jangan!” Kemudian, hantu itu terbang menghilang. Imas kembali ke rumah dengan tubuh lemah. Upang sudah di rumah dan menegurnya karena keluar malam. Imas lupa menceritakan kehamilannya karena rasa takut yang hebat dan kondisi tubuhnya yang lemah, sementara Upang tampak marah dan tidak peduli. Upang bahkan sudah makan semua makanan yang disiapkan Imas dan mengaku tidak mendapatkan ikan hari itu. Malam itu, Imas tidur dengan perut lapar dan pikiran kalut, dihantui wajah mengerikan Hantu Tuju yang ia kenali. Esok paginya, Imas pergi ke hutan, mencari makanan dan pohon bemban untuk dianyam menjadi tikar baru bagi bayinya. Malam harinya, saat Upang sudah di rumah, Imas memberanikan diri memberitahunya tentang kehamilannya. Namun, wajah Upang kaku dan gusar. Ia meragukan kehamilan Imas dan menyarankan agar Imas tidak berkhayal. Upang kemudian tidur membelakangi Imas. Bingung dan sedih, Imas pergi ke rumah Mak Salmah untuk memastikan kehamilannya. Mak Salmah memeriksa Imas dan meyakinkan bahwa kandungannya sehat luar biasa. Sebelum pulang, Mak Salmah memberikan gelang dari kulit kayu kepada Imas, yang dipercaya sebagai penangkal Hantu Tuju, membuat Imas bertanya-tanya mengapa ia diberi gelang itu.

Asal & Persebaran

Cerita Hantu Tuju berasal dari Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Meskipun secara lokal disebut Hantu Tuju, karakter ini memiliki kemiripan dengan legenda lain seperti Kuyang atau Palasik di Indonesia dan Krasoe di Thailand, menunjukkan kemungkinan persebaran atau evolusi cerita rakyat serupa di berbagai wilayah.

Sumber: https://rawon.id/legenda-hantu-tuju

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Kue Jongkong Ba...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Jongkong adalah kue basah khas Bangka Belitung yang memiliki rasa manis gurih dan tekstur lembut kenyal. Disajikan dalam beberapa lapi...

Otak-otak Bangk...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Otak-otak Bangka adalah makanan yang terbuat dari fillet ikan yang dihaluskan, dicampur dengan bahan lain, dibungkus daun pisang, dan dipa...

Kue Semprit Tap...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Kue Semprit Tapioka khas Bangka adalah salah satu jenis kue kering yang cocok disajikan sebagai takjil selama bulan Ramadan atau sebagai p...

Jew (rumah Buja...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah Bujang, yang disebut juga Jew, adalah bangunan krusial dalam tradisi masyarakat suku Asmat. Jew merupakan rumah utama dan pusat akti...

Lamin Dayak Bat...

Oleh Kyas1 | 25 Oct 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Lamin Dayak Batu Cermin adalah sebuah museum umum berbasis budaya yang terletak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Museum ini menampilka...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...