|
|
|
|
|
|
Lubang Jepang Di Gunung Pangilun Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Lubang Jepang di Gunung Pangilun adalah salah satu bukti peninggalan bangunan pertahanan masa pendudukan Jepang di perbukitan atau pedalaman Sumatera Barat pada era Perang Dunia II, khususnya sekitar tahun 1942-1945. Bangunan pertahanan ini merupakan bagian dari rencana pertahanan Jepang atas Kota Padang. Letaknya yang relatif tinggi memungkinkan pengamatan pantai barat dan Kota Padang secara menyeluruh dari puncaknya. Kawasan ini dijadikan Jepang sebagai alternatif pertahanan kedua sesudah garis pantai. Bangunan pertahanan di kawasan ini didominasi oleh lubang pertahanan dan tempat perlindungan. Menurut masyarakat, lubang-lubang ini saling terhubung dan menghubungkan antara garis depan dan garis belakang. Bangunan-bangunan tersebut dibangun dengan mempertimbangkan letak dan memanfaatkan kondisi geografis perbukitan, umumnya dibangun di lereng dan puncak bukit. Ada lebih dari 20 pintu Lubang Jepang di Gunung Pangilun, namun hanya dua yang mudah diakses pengunjung. Salah satu pintu masuk Lubang Jepang berlokasi di dekat Jalan Gajah Mada, dekat Surau Jambak, berada di belakang perumahan warga.
Dinding Lubang Jepang terbuat dari semen. Lebar pintu masuk sekitar 1 meter dan tingginya sekitar 2 meter.
Bangunan ini berfungsi sebagai kawasan pertahanan Jepang, memanfaatkan ketinggian lokasi untuk mengamati dan mengamankan Kota Padang dan pantai barat Sumatera.
Lubang Jepang ini diperkirakan dibangun oleh Jepang pada periode tahun 1943-1945 di Gunung Pangilun, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.
Sumber: https://www.pasbana.com/2019/12/sekilas-tentang-lubang-jepang-di-gunung.html
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |