×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Produk Arsitektur

Elemen Budaya

Produk Arsitektur

Provinsi

Sumatera Selatan

Asal Daerah

Palembang

Masjid Cheng Ho Palembang

Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Deskripsi

Masjid Cheng Ho Palembang berlokasi di Perumahan Amin Mulia, Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan. Bangunan utamanya didominasi warna pink dengan pilar-pilar berwarna merah. Atapnya terdapat kubah berwarna hijau dengan bulan sabit dan bintang. Di keempat sudut bangunan terdapat atap berbentuk limas berwarna hijau, salah satu bentuk rumah adat di Palembang. Masjid ini dilengkapi dua menara serupa pagoda berwana merah, masing-masing bernama “Habluminallah” dan “Hambluminannas”. Gerbang atau gapura masjid bergaya Tiongkok, dengan pilar merah dan atap limas berwarna kuning emas, terdapat papan nama bertuliskan “Masjid Muhammad Cheng Hoo” dengan aksara Mandarin.

Struktur & Bagian

Masjid ini memiliki bangunan utama berukuran sekitar 20x20 meter dengan luas lahan sekitar 4.990 meter persegi. Secara keseluruhan mampu menampung sekitar 500 jamaah. Masjid ini memiliki dua lantai, lantai pertama untuk jamaah laki-laki dan lantai dua khusus untuk jamaah perempuan.

  • Menara masjid: Dua menara serupa pagoda berwarna merah, diberi nama “Habluminallah” dan “Hambluminannas”. Setiap menara punya lima tingkat, melambangkan shalat lima waktu, dengan tinggi 17 meter yang melambangkan jumlah rakaat shalat wajib. Lantai dasar menara dilengkapi tempat wudhu. Bagian luar menara dibubuhi ornamen khas Palembang berupa tanduk kambing.
  • Interior: Dominan warna merah, identik dengan budaya Tionghoa. Desain daun pintu utama, pancang-pancang, dan ornamen pagar pembatas mempercantik tampilan interior.
  • Fasilitas tambahan: Tempat Pendidikan Al-Quran, kantor Dewan Kemakmuran Masjid, perpustakaan, dan ruang serbaguna.

Ciri Khas/Ornamen

Interior masjid Cheng Ho sangat erat dengan kebudayaan Tionghoa. Pintu masjid Cheng Ho juga kental nuansa Tionghoa. Mimbar Masjid Cheng Ho pun tidak lepas dari pengaruh Tionghoa. Penggunaan ornamen-ornamen khas tersebut menunjukkan adanya kedekatan antara kebudayaan Palembang dan kebudayaan Tionghoa. Roster (lubang angin) pada bagian atas pintu dan jendela yang lebar memastikan sirkulasi udara bebas.

Fungsi & Filosofi

Awalnya dibangun untuk menjaga hubungan baik antara masyarakat keturunan Tionghoa dengan masyarakat Palembang. Pemberian nama Cheng Ho adalah upaya untuk mengenang pelayaran Laksamana Cheng Ho di kawasan nusantara. Lima lantai menara melambangkan rukun Islam. Dua menara utama bernama “Habluminallah” dan “Hambluminannas” melambangkan hubungan manusia dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia. Lima tingkat menara melambangkan shalat lima waktu, dan tinggi menara 17 meter melambangkan jumlah rakaat shalat wajib.

Asal

Masjid Cheng Ho Palembang digagas oleh PITI Sumatra Selatan setelah para pemimpin cabangnya mengunjungi rekan-rekan mereka di Surabaya yang sudah mendirikan Masjid Cheng Ho. Masjid ini diluncurkan tahun 2008 dan merupakan masjid kedua bergaya Tiongkok. Dibangun di atas tanah hibah dari Syarial Oesman yang kala itu menjabat gubernur Sumatra Selatan.

Sumber: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/masjid-cheng-ho-simbol-palembang-yang-multikultur

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Monumen Yogya K...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Monumen Yogya Kembali (Monjali) adalah bangunan ikonik yang terletak di Ringroad Utara Yogyakarta. Bangunan bersejarah ini dibangun untuk...

Prasasti Paṇḍān

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Naskah Kuno dan Prasasti

Deskripsi Fisik Prasasti Paṇḍān terbuat dari batu andesit. Saat ini prasasti tersebut berada di Museum Majapahit. Kondisinya sangat memprihatinkan k...

Museum Dewantar...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Museum Dewantara Kirti Griya terletak di Jalan Tamansiswa No.25, Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta. Bangunan museum ini dulunya adalah ked...

Dam Makam Bulan

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Singkat Dam Makam Bulan dibangun pada tahun 1924 bersamaan dengan Dam Kamijoro. Dam ini berfungsi untuk meneruskan aliran air dari Dam Kam...

Pengindelan Aba...

Oleh Kyas1 | 02 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Pengindelan Abang adalah bagian dari rangkaian sistem penyaringan air yang dirancang untuk memasok air bersih ke Keraton Surosowan, diguna...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...