|
|
|
|
|
|
Rumah Bosscha Tanggal 02 Aug 2026 oleh Kyas1 . |
Rumah peristirahatan ini mengadopsi arsitektur Eropa, ditandai dengan adanya cerobong asap dari tungku kayu bakar di ruang tengah. Bangunan ini berukuran sekitar 550 meter persegi dan didominasi material kayu serta batu alam berwarna hitam pada dinding luarnya. Rumah ini dikelilingi oleh tanaman besar dan kecil yang menambah keasrian. Bosscha menempati rumah ini hingga akhir hayatnya pada tahun 1928 dan dimakamkan tidak jauh dari lokasi rumah.
Rumah Bosscha memiliki berbagai ruangan dan struktur khas.
Di dalam rumah, masih terdapat foto hitam-putih Bosscha yang terpampang di dinding. Properti dari abad 18 dan 19 masih terawat baik, termasuk sofa antik, meja makan, kursi kayu, lampu, dan sebuah piano Zeitter & Winkelmann buatan tahun 1837. Peralatan dan furnitur di sana masih asli, menggambarkan perjalanan hidup Bosscha.
Awalnya berfungsi sebagai hunian pribadi Karel Albert Rudolf Bosscha, Raja Teh Priangan, yang mendirikan Perkebunan Teh Malabar. Bosscha sangat mencintai Malabar dan meminta jasadnya dimakamkan di antara pepohonan teh di perkebunan tersebut. Saat ini, Rumah Bosscha difungsikan sebagai objek wisata sejarah dalam paket Bosscha Heritage.
Bangunan ini memiliki ruang bawah tanah. Dulunya berfungsi sebagai tempat evakuasi gempa, kini digunakan untuk menyimpan barang-barang yang tidak terpakai.
Pemilik tanah adalah PTPN VIII dan dikelola oleh PT Agrowisata N8. Rumah ini dibuka untuk umum sekitar tahun 1990-an sebagai bagian dari paket wisata Bosscha Heritage, yang juga mencakup makam Bosscha dan Gunung Nini. Kawasan ini juga menawarkan penginapan di Wisma Malabar (The Malabar Cottage) serta unit villa dan kamar standar lainnya. Dua kamar khusus Bosscha tidak disewakan untuk umum, hanya untuk tamu khusus seperti pejabat.
Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2022/05/28/rumah-bosscha-hunian-ala-belanda-milik-raja-teh-priangan
Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.
|
Gambus
Oleh
agus deden
| 21 Jun 2012.
Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua... |
|
Hukum Adat Suku...
Oleh
Riduwan Philly
| 23 Jan 2015.
Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal... |
|
Fuu
Oleh
Sobat Budaya
| 25 Jun 2014.
Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud... |
|
Ukiran Singa Ba...
Oleh
hokky saavedra
| 09 Apr 2012.
Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai... |