×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Tarian

Tari Seudati

Tanggal 01 Aug 2026 oleh Kyas1 .

Asal-usul

Tari Seudati telah dikembangkan sejak agama Islam masuk ke Aceh. Diberitakan muncul pada awal perkembangannya dari Desa Gigieng, Simpang Tiga, Pidie di bawah bimbingan Syeh Tam dan juga di Desa Didoh yang dibimbing oleh Syeh Ali Didoh. Tarian ini populer di daerah Pidie, Aceh Utara, dan Aceh Timur. Nama ‘seudati’ berasal dari akar kata syahadat atau syahadatain yang bermakna pengakuan atau dua perkara penyaksian dalam agama Islam. Ada pula yang mengatakan bahwa kata seudati berasal dari kata seurasi yang berarti harmonis atau kompak. Tarian ini awalnya menggunakan bahasa Arab dan Aceh, dan dikenal sebagai varian tarian pesisir yang disebut ratoh atau ratoih, yang artinya mengabarkan atau memperagakan.

Gerak & Struktur

Tari Seudati menampilkan hentakan kaki, pukulan telapak tangan di dada dan pinggul, serta petikan jari sebagai bagian utama aksinya. Kelenturan dan keperkasaan terpancar dari penarinya, diiringi nyanyian yang berderap, badan penari meliuk cepat, semakin cepat, lalu berhenti tiba-tiba dalam suasana sunyi.

Kostum & Properti

Penari Seudati mengenakan celana panjang dengan baju ketat berwarna putih. Kepala penari dihiasi ikat yang disebut tangkulok dan sarung sebatas paha tempat diselipkan rencong, senjata tradisional Aceh.

Iringan/Musik

Tarian ini tidak menggunakan musik atau gamelan. Musiknya bersumber pada gerakan tubuh dan syair dari penarinya sendiri. Kesenian ini hanya menggunakan vokal pelantun syair saja yang dipadupadankan dengan gerakan lincah, harmonis, dan terkadang kaku.

  • syair
  • pantun
  • gerakan tubuh
  • vokal pelantun syair (aneuk syahi)

Fungsi & Makna

Awalnya, tarian Seudati digunakan sebagai media dakwah untuk penyebaran pesan ilahi. Tarian ini biasanya dijadikan pembuka sebelum permainan sabung ayam dulunya, berfungsi untuk mengabarkan sebuah perihal permasalahan di masyarakat dan bagaimana menyelesaikannya. Tarian Seudati dibawakan dengan mengisahkan pelbagai macam masalah yang terjadi agar masyarakat tahu bagaimana memecahkan suatu persoalan secara bersama. Gerakan lincah, harmonis, dan terkadang kaku melambangkan kebesaran dan keperkasaan seorang pejuang. Nama 'seudati' yang berasal dari syahadat melambangkan pengakuan keimanan.

Jumlah Penari

Penarinya berformasi 8 hingga 10 orang. Tari Seudati selalu dipimpin oleh seseorang yang disebut syeikh sebagai lambang dari keimanan yang dipersaksikan dalam syahadat. Syeikh ini dibantu seorang pembantu syeikh. Setelah itu ada dua orang di sebelah kiri yang disebut apeet wie, satu orang pembantu lagi di bagian belakang yang disebut apeet bak, dan tiga orang pembantu lainnya yang menyertai semua peran tadi. Delapan orang ini ditemani penyanyi yang biasanya dua orang atau disebut aneuk syahi.

Sumber: https://traverse.id/culture/10744-2/@himsaifanah

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

DISKUSI


TERBARU


Lema

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Lema adalah makanan khas suku Rejang di Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yang disajikan sebagai pendamping nasi. Meskipun memiliki bau ya...

Milu Siram

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Milu Siram adalah hidangan khas Gorontalo yang menggunakan jagung sebagai bahan dasar. Makanan ini terkenal dengan kombinasi tiga rasa: as...

Rumah Adat Dulo...

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Rumah adat Dulohupa merupakan gambaran budaya tradisional Gorontalo. Bentuk rumah adat ini adalah panggung yang terbuat dari papan dengan...

Masjid Muhammad...

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Produk Arsitektur

Deskripsi Masjid Muhammad Cheng Ho Sriwijaya Palembang memiliki gaya arsitektur gabungan antara unsur lokal Palembang, Cina, dan Arab. Bangunan ini...

Sigale-gale

Oleh Kyas1 | 01 Aug 2026.
Seni Pertunjukan

Deskripsi Sigale-gale adalah atraksi seni budaya khas Batak Toba yang menampilkan boneka kayu menari. Boneka ini memiliki tinggi 1,5 meter dan menge...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...