×

Akun anda bermasalah?
Klik tombol dibawah
Atau
×

DATA


Kategori

Cerita Rakyat

Elemen Budaya

Cerita Rakyat

Provinsi

Kalimantan Barat

Asal Daerah

Binua Bantanan, sebelah timur Kota Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat

Asal Usul Burung Ruai

Tanggal 26 Oct 2026 oleh Kyas1 .

Cerita

Alkisah, di pedalaman Benua Bantanan, sebelah timur Kota Sekura, hiduplah sebuah kerajaan Dayak yang dipimpin oleh seorang Raja yang memiliki tujuh putri. Ibu para putri telah meninggal saat si Bungsu masih kecil. Dari ketujuh putri, si Bungsu adalah yang tercantik, berbudi luhur, rajin, suka menolong, dan taat, sehingga sang Ayah lebih menyayanginya. Keenam kakaknya justru angkuh, pemalas, dan pembantah. Perlakuan sang Ayah membuat keenam kakaknya iri dan membenci si Bungsu. Setiap kali Ayah tidak ada, mereka melampiaskan kebencian dengan memerintah dan memukuli si Bungsu, yang ketakutan dan terpaksa menuruti semua perintah. Suatu hari, saat sang Ayah berkunjung ke negeri tetangga, keenam putri itu memukuli si Bungsu hingga tubuhnya lebam. Si Bungsu tidak berani mengadu karena ancaman kakak-kakaknya. Ketika sang Ayah kembali dan melihat tubuh putrinya yang lebam, ia memanggil keenam putrinya. Putri kedua beralasan bahwa si Bungsu terjatuh saat bermain. Si Bungsu, karena dipelototi kakak-kakaknya, terpaksa berbohong bahwa ia terjatuh saat mengejar kupu-kupu. Sang Ayah pun percaya dan menasihati si Bungsu untuk berhati-hati. Jawaban si Bungsu menyelamatkan kakak-kakaknya dari hukuman, namun mereka tetap memperlakukannya semena-mena saat sang Ayah tidak ada. Suatu malam, si Bungsu menangis meratapi nasibnya, merindukan ibundanya yang bisa melindunginya. Malam larut, dan ia pun tertidur. Pagi harinya, si Bungsu sudah bangun, sementara kakak-kakaknya masih malas. Seorang dayang datang mengumumkan bahwa Baginda memanggil semua putrinya untuk berkumpul di pendapa. Dayang sudah berusaha membangunkan keenam putri, tetapi tidak berhasil. Si Bungsu pun berjanji akan membangunkan mereka. Setelah dayang pergi, si Bungsu memberanikan diri membangunkan kakak-kakaknya, namun mereka marah karena masih ingin bermalas-malasan. Mereka baru bangun setelah sang Ayah sendiri yang datang membangunkan. Di pendapa, sang Ayah mengumumkan bahwa ia akan berkunjung ke kerajaan tetangga selama satu bulan dan melimpahkan kekuasaan kerajaan kepada si Bungsu. Ia memerintahkan keenam putri untuk taat dan patuh pada perintah si Bungsu. Pernyataan ini sangat mengejutkan keenam putri, dan iri hati serta kebencian mereka semakin menjadi-jadi. Keesokan harinya, sang Ayah berangkat. Si Bungsu berharap kekuasaan ini bisa mengatasi perilaku kakak-kakaknya, tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Kakak-kakak yang licik itu mengambil alih kekuasaan istana dan semakin leluasa memperlakukan si Bungsu dengan sewenang-wenang. Suatu hari, keenam putri berencana mencelakai si Bungsu dengan mengajaknya mencari ikan di Gua Batu, yang di dalamnya terdapat aliran-aliran sungai kecil.

Asal & Persebaran

Cerita ini berasal dari Binua Bantanan yang terletak di sebelah timur Kota Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kawasan Binua Bantanan saat ini meliputi daerah Sambas seperti Sajingan, Sunge Ano, Kuranyi, Tapokng/Ngole’, Tanyukng, Batu Itopm/Rogak, Sawoh, Sasak/Riopm, Nyalak (Sei Pohan), Galing, Batang Air, Sungai Baning, Asu’ Asakng. Juga meliputi daerah Lundu, Sarawak, seperti Biawak, Mapangokng, Badaun, Sebiris, Sedaikng, Rukam, Sebiris, Sabako’, Paon, Sabaat, Tibaro, dan Poe.

Sumber: https://www.misterpangalayo.com/2012/02/asal-usul-burung-ruai-arue.html

Entri ini dikurasi oleh AI berdasarkan sumber terbuka.

Asal Usul Burung Ruai — Cerita Rakyat, Binua Bantanan, sebelah timur Kota Sekura, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat · source

DISKUSI


TERBARU


Anggau

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Anggau adalah sejenis kepiting yang ditemukan di Kepulauan Mentawai dan merupakan kuliner tradisional masyarakat setempat. Kepiting ini me...

Gowi Nifufu

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Gowi nifufu adalah kuliner tradisional dari Nias yang terbuat dari umbi-umbian yang ditumbuk halus dan dicampur kelapa parut. Makanan ini...

Ni'owuru

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Ni'owuru adalah hidangan daging asin dari Suku Nias yang berfungsi sebagai metode pengawetan daging agar tahan lebih lama, mirip denga...

Silio Guro

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Silio guro adalah salah satu sajian tradisional khas dari Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Makanan ini berbahan dasar udang yang digiling h...

Apem Jawa

Oleh Kyas1 | 26 Oct 2026.
Makanan Minuman

Deskripsi Apem Jawa adalah kue tradisional yang empuk, sering dibuat untuk acara ritual atau budaya seperti 'megengan'. Resep ini berasal da...

FITUR


Gambus

Oleh agus deden | 21 Jun 2012.
Alat Musik

Gambus Melayu Riau adalah salah satu jenis instrumental musik tradisional yang terdapat hampir di seluruh kawasan Melayu.Pergeseran nilai spiritua...

Hukum Adat Suku...

Oleh Riduwan Philly | 23 Jan 2015.
Aturan Adat

Dalam upaya penyelamatan sumber daya alam di kabupaten Aceh Tenggara, Suku Alas memeliki beberapa aturan adat . Aturan-aturan tersebut terbagi dal...

Fuu

Oleh Sobat Budaya | 25 Jun 2014.
Alat Musik

Alat musik ini terbuat dari bambu. Fuu adalah alat musik tiup dari bahan kayu dan bambu yang digunakan sebagai alat bunyi untuk memanggil pendud...

Ukiran Singa Ba...

Oleh hokky saavedra | 09 Apr 2012.
Ornamen Arsitektural

Ukiran gorga "singa" sebagai ornamentasi tradisi kuno Batak merupakan penggambaran kepala singa yang terkait dengan mitologi batak sebagai...